Hi bertemu kembali di website Klinik Mama , pada sesi ini saya akan menjelaskan mengenai "6 Jenis USG untuk Memeriksa Kondisi Janin Sesuai dengan Kebutuhan Bumil" secara gamblang, mari simak selengkapnya ...
Jakarta -
Pemeriksaan USG (Ultrasound) dibutuhkan semasa kehamilan untuk melihat ihwal janin, Bunda. Dari pemeriksaan USG, Bunda jua bisa melihat kelanjutan bakal bayi sebelum lahir.
USG disebut jua ultrasonografi atau diagnosis medis sonografi. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menjelaskan, USG melahirkan cara pemeriksaan memakai energi dalam bangun gelombang suara.
Selama pemeriksaan, transduser hendak mengirimkan gelombang bunyi ke seluruh tubuh. Nah, gelombang bunyi ini lalu bersentuhan dengan jaringan, air tubuh, dan tulang. Kemudian, gelombang hendak memantul kembali bagaikan gema.
"Transduser menerima gema ini, lalu diubah menjadi gambar. Gambar bisa dilihat pada layar," tulis ACOG di laman resminya.
Secara umum, USG bisa digunakan untuk tindakan medis dan non medis. Pada tindakan medis, USG digunakan untuk mendeteksi masalah pada kehamilan. Sedangkan, USG non medis kerap digunakan untuk melihat model genus buah hati, Bunda.
Pemeriksaan USG tergolong bahagia untuk ibu hamil dan janinnya. Tapi, eksploitasi alat ini tidak dipetuakan bila tanpa alasan ya.
Bunda perlu konsultasi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dengan USG.
Proses pemeriksaan USG saat hamil
Prosedur USG dilakukan saat Bunda berbaring di tempat tidur bertimbal arahan dokter atau petugas medis. Kemudian, dokter hendak mengoleskan gel khusus ke area perut dan panggul Bunda. Gel yang digunakan ini berbahan alas air, sehingga bahagia dan tidak meninggalkan bekas di kulit.
Selanjutnya, dokter hendak memakai transduser ke perut Bunda. Dari alat ini, ihwal bakal bayi hendak datang di jib USG dalam bangun goresan hitam putih.
Sebelum diperiksa dengan USG, Bunda sebaiknya tidak mengosongkan perut ya. Seseorang yang ingin USG disarankan untuk minum dua hingga tiga gelas air sekitar satu jam sebelum pemeriksaan agar gambaran ihwal bakal bayi datang jelas. Sebelum diperiksa, Bunda jua dilarang buang air kecil (BAK).
Manfaat pemeriksaan USG
Ilustrasi Pemeriksaan USG/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Pemeriksaan USG memiliki berlimpah faedah untuk Bunda hamil. Berikut 10 faedah pemeriksaan USG:
- Melihat posisi, gerakan, pernapasan dan degub jantung janin
- Memperkirakan ukuran dan berat janin
- Mengetahui jumlah air ketuban di dalam rahim
- Mengetahui lokasi plasenta
- Mengetahui kehamilan ganda atau lebih
- Mengetahui model genus bayi bila bakal bayi berada dalam ihwal yang tepat
- Mendeteksi kehamilan ektopik (hamil di dalam rahim)
- Mendiagnosis kelainan kongenital
- Memeriksa ihwal rahim, ovarium, dan gala rahim
- Menentukan Hari Perkiraan Lahir (HPL)
Pemeriksaan USG memang bermanfaat untuk mengetahui ihwal janin. Tapi, pemeriksaan ini definit untuk membalas interogasi tertentu, bagaikan mengamati posisi bakal bayi saat proses persalinan.
Jadwal pemeriksaan USG tiap trimester
Bunda setidaknya perlu menjalani satu kali pemeriksaan USG semasa kehamilan. Tapi, paling baik pemeriksaan dilakukan di tiap trimester dan menjelang persalinan ya, Bunda.
Pemeriksaan USG di trimester 1
Biasanya, USG dilakukan pertama kali pada usia kehamilan 12 minggu untuk memastikan kehamilan. Pemeriksaan mungkin bisa bertambah awal di minggu ke-7.
Di trimester pertama, USG jua berfungsi untuk mengetahui ihwal janin, bagaikan degub jantungnya. Selain itu, USG jua bisa memastikan tidak ada kehamilan ektopik dan mengetahui HPL.
Pemeriksaan USG di trimester 2 dan 3
Di trimester kedua dan ketiga, pemeriksaan USG bisa dilakukan untuk bertambah perincian mengetahui ihwal bakal bayi ya. Pemindaian USG kedua bisa dilakukan pada usia kehamilan minggu ke-10 berbatas ke-14.
Pemeriksaan USG di waktu ini bisa dilakukan untuk:
- Memonitor posisi janin
- Mengetahui model genus bayi
- Mengetahui kehamilan kembar
- Melihat ihwal plasenta, ada atau tidaknya masalah plasenta bagaikan plasenta previa
- Memeriksa sindrom Down di usia kehamilan 13-14 minggu
- Memeriksa kelainan kongenital
- Memantau kekuatan air ketuban
- Melihat apakah bakal bayi mendapatkan cukup oksigen atau tidak
- Mengukur panjang serviks
- Mendeteksi masalah di ovarium atau rahim
Jenis pemeriksaan USG untuk Bumil
Ilustrasi Pemeriksaan USG/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Ada beberapa model pemeriksaan USG yang bisa Bunda buat semasa kehamilan. Jenis pemeriksaan ini memiliki perincian yang berbeda dalam melihat ihwal janin, Bunda.
"Teknik USG yang bertambah lanjut bisa digunakan bila goresan yang dihasilkan bertambah perincian lagi. Ini mungkin bisa memasrahkan informasi yang diperlukan dokter untuk menelaah atau mendeteksi masalah," cakap perawat senior, Debra Sullivan, Ph.D, dilansir Healthline.
Berikut 6 model pemeriksaan USG untuk ibu hamil:
1. USG 2D
USG 2D (dimensi) ialah model pemeriksaan ultrasound yang paling klasik. Hasil USG 2D ialah goresan hitam kucam yang memperlihatkan ihwal janin, Bunda.
Pada awal kehamilan, goresan 2 format ini bisa dikumpulkan memakai tongkat probe transvaginal untuk membantu menentukan tanggal kehamilan atau melihat di mana implantasi rahim telah terjadi. Saat bayi semakin besar, USG ini bisa kembali dilakukan untuk melihat ihwal janin.
"USG 2 format melahirkan pemeriksaan paling umum yang hendak ditawarkan oleh dokter untuk mengawasi pertumbuhan dan kelanjutan janin," tutur spesialis anak, Karen Gill, MD.
2. USG 3D
USG 3D bertambah perincian dalam melihat bakal bayi dibandingkan USG 2D. USG ini bahkan bisa melihat karakteristik bentuk janin, bagaikan bibir, hidung, pipi, dan mata.
Pemindaian USG 3D memakai probe yang sedikit berbeda dengan 2D, terutama untuk mengambil berlimpah goresan pada bidang yang berbeda. USG ini jua memakai perangkat lunak khusus untuk menghasilkan gambar.
3. USG 4D
USG 4D pada dasarnya ialah ultrasound 3D, namun dalam bangun video bergerak. Melalui pemindaian USG ini, Bunda bisa melihat perubahan bentuk bakal bayi bagaikan bentuk tersenyum, cemberut, mengisap jempol, dan beberapa gerakan kecil lainnya.
Menurut First View Ultrasound di Westminster, Colorado, waktu terbaik untuk melakukan USG 4D yakni jarak minggu ke-24 dan minggu ke-32. Waktu ini mungkin hendak berbeda pada kehamilan kembar.
4. USG 5D
Ilustrasi Pemeriksaan USG/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Zffoto
Dr. Welsey Lee, co-director dari Texas Children's Fetal Center di Texas Children's Pavilion for Women mengatakan bahwa USG 5D pada dasarnya sama dengan USG 3D dan 4D. Salah satu pembuat USG 5D mengomersialkannya untuk beragam spesialisasi, bagaikan pemeriksaan jantung, alat tubuh, dan sistem saraf pusat.
"Ini ialah merek USG 3D dan 4D yang telah dikembangkan dengan perangkat lunak," cakap Lee, dikutip dari Parents.
Perangkat lunak USG 5D bisa menangkap goresan dengan resolusi bertambah tinggi, Bunda. Tak cuma itu, hasil USG jua bisa memasrahkan goresan berwarna yang membuat bangun bakal bayi datang bagaikan bayi yang sudah lahir.
Sama bagaikan USG 4D, Bunda bisa mengamati ihwal bakal bayi dengan USG 5D saat usia kehamilan jarak 24 berbatas 32 minggu. Saat ini, sudah berlimpah balai kesehatan dan perusahaan mendesak USG 5D menawarkan kualitas terbaik untuk melihat kelanjutan janin.
Menurut FDA dan ACOG, USG 5D tidak pasti membahayakan bakal bayi yang sedang berkembang. USG ini tidak memakai sinar-X, radiasi, atau yang terkait dengan masalah kesehatan atau kelanjutan apa pun.
Namun, USG 5D cuma bisa dilakukan oleh profesional cakap dan berdasarkan kebutuhan medis ya. Beberapa ilmuwan lagi khawatir bahwa energi dari gelombang USG bisa memengaruhi janin.
5. USG fetomaternal
USG fetomaternal berfungsi untuk mendeteksi kelainan pada bakal bayi dan kehamilan dengan efek tinggi. USG fetomaternal bisa dilakukan pada usia kehamilan di atas 20 minggu berbatas 30 minggu.
Pemeriksaan ini berfungsi untuk mendeteksi kelainan alat janin, bagaikan penyakit jantung. USG Fetomaternal jua dipetuakan bagi Bunda yang hamil di atas usia 35 tahun.
6. Ekokardiografi
Ekokardiografi bisa dilakukan bila dokter mencurigai bayi mengidap penyakit jantung bawaan. Pemeriksaan ekokardiografi imbas-imbas dengan USG kehamilan tradisional, tetapi mungkin perlu waktu bertambah lama untuk mengetahui hasilnya.
Ekokardiografi menangkap goresan bertambah perincian dari jantung janin, yang menunjukkan ukuran, bentuk, dan struktur jantung. Jenis USG ini jua hendak memberi tahu dokter akan gambaran fungsi jantung bayi dan membantu dalam menelaah masalah jantung.
Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
Simak jua 3 faedah menakar lingkar perut semasa hamil, dalam video berikut:
[Gambas:Video Haibunda]
(ank/rap)